mind self · post

Seseorang


“If you don't follow your dreams, someone else, somewhere will follow theirs. Don't get left behind.” ― Anthony T Hincks Detik jam terasa mengganggu. Suaranya terdengar nyaring di ruangan yang sunyi ini. Satu kali, dua kali, sepuluh kali. Padahal di luar sana ada banyak kendaraan yang menderu melawan rintik gerimis, juga orang-orang yang berlari-lari di zebra cross.… Continue reading Seseorang

Advertisements
mind self · post

Fragmen


Aku kira fragmen-fragmen waktu akan kekal semuanya dalam ingatanku. Cukup berdiam atau memejamkan mata, aku sudah bisa mencari memori yang aku inginkan di salah satu neuron di otakku. Mencari kenangan di dalam pikiran sendiri bisa membuatku masuk lebih dalam dan sengaja tersesat meninggalkan kenyataan. Jauh lebih menyenangkan dibanding tersesat dalam tatapan orang lain, bukan? Menyendiri… Continue reading Fragmen

2 years ago · mind self

Kepada Guru Hidup di Cikarang


Untuk sahabat sekaligus guru kehidupan di Cikarang, caramu menjalani hidup membuatku sering mengenang saat pertama kali kita bertemu di awal semester ganjil kelas XI SMA. Aku yang belum punya teman akrab dari kelas X harus berbaur lagi dengan anak-anak dari berbagai kelas yang belum kukenal, membuatku lega saat kulihat kamu (yang pernah satu kelas denganku… Continue reading Kepada Guru Hidup di Cikarang

mind self

Kembang Api


Mereka bilang aku pemantik lilin yang tekun menyalakan lampu kebahagiaan di hati setiap orang, tanpa mereka sadari Mereka bilang jemariku suka berceloteh mempuisikan cahaya-cahaya saat bulan tidak datang mengecup bintang Mereka bilang aku senang menari menantang malam. Berpendar dan meletup hingga redup Aku melihatmu Jadi aku akan memahat seuntai bait-bait di hatimu Dengarlah bisikanku Pejamkan… Continue reading Kembang Api

mind self

Tinggal


Kamu dan aku, siapa yang lebih dulu memulai? Disukai atau menyukai, sama saja jika perasaan tidak pernah berbisik kapan dia datang Dirindukan atau merindukan, sama saja jika jantung berdebar saat memikirkan Ditinggalkan atau meninggalkan, sama saja jika kedua jiwa saling terluka pada detik bersamaan   (Photo from We Heart It)

mind self

Bayangan


Aku ingin bayanganmu sedikit saja hinggap di sini karena hujan semakin terasa sembilu mendidih, menjelma gerimis yang mengguyur setiap lekuk jalan kosong di rongga nafasku karena langit kehilangan puisinya yang biru tergores, menghempas bintang-bintang hingga rontok kosong dari permadaninya karena pintu terus saja berderit pilu menjerit, berdecit memanggil siapapun untuk melepaskannya dari derita yang berkarat… Continue reading Bayangan

mind self

Melukai Hujan


"Kenapa harus hujan?" Dia meraung di balik gerimis yang gugur menampar angin yang melintas Dia berair mata--entah menangis atau tetes hujan--sambil menggumam tidak jelas Dia terisak Kecewa karena hujan tiba tanpa memberinya kabar hingga suara hujan membuatnya tenggelam Meski tak diharapkan, hujan berhamburan memeluknya Lalu dia pejamkan mata Bagaimanapun, dia tidak bisa melukai hujan  … Continue reading Melukai Hujan