2 years ago · mind self

Lelah


  Aku bersandar pada lelah Juga pada bising yang pekak di telinga Saat mata terpejam, kudengar suara-suara teriak sunyi yang meriap ke dalam jiwa Terkurung kebebasan Terkurung ramai dalam kesepian Di hatiku, api menjadi nyala yang kehilangan bara Tersisa jelaga hitam sesak di dada Merekah di nadir, tertahan di bibir Lalu apa yang bisa dimiliki… Continue reading Lelah

2 years ago · mind self

Sakit Itu Tiada


Aku akan selalu menemukan jalanku untuk pulang, dengan atau tanpa kamu. Langkah kaki ini mengerti ke mana dia harus melangkahkan tapaknya. Dari milyaran manusia yang ada, satu orang sepertimu tidak akan berdampak apapun padaku. Kamu hanya satu hal kecil yang akan merusakku, tapi tidak akan kubiarkan terjadi. Kamu boleh melukai, aku boleh berdarah, tapi rasa… Continue reading Sakit Itu Tiada

2 years ago · mind self

Pulang


Apalah yang aku cari, jika bukan atap yang terpendam dasar Terhalang gedung-gedung besar Tapi apa daya, hati tidak pernah tersesat dan gusar Hati selalu bisa menemukan puncak tertinggi atap rumah miliknya yang tersudut di balik gulma Aku mengejar pulang Aku rindu berucap pulang Meski di rantau langit sama-sama biru, tapi suasana awan terasa kelu Aku… Continue reading Pulang

2 years ago · mind self

Selamat Pagi


Selamat pagi, puisiku Kamu yang sejak malam tidak terjamah jemari apakah nyenyak dalam lelap? Matahari sudah tinggi tapi Matahati belum rapi Entah, aku berniat bubuhkan tanda tanya di badanmu Karena tanya yang tidak kunjung habis tentang kenapa sayap-sayap awan terasa ngilu kian hari tentang kenapa pintu-pintu jiwa terasa sesak namun hampa tak berisi tentang kenapa… Continue reading Selamat Pagi

2 years ago · mind self

Mati


Mati bukan berarti sendiri karena potong-potong kata yang kauselipkan di telingaku dan juga telinga mereka akan selalu menjadi ngiang yang panjang Mati bukan berarti jera karena gurat-gurat kalimat yang kautuliskan di jemariku dan juga jemari mereka akan selalu menjadi lebur yang riang Mati bukan berarti pisah karena butir-butir paragraf yang kaubisikkan di langit pagiku dan… Continue reading Mati

mind self · post

Spasi


Aku terlalu nyaman berada di dekatmu sampai aku lupa bahwa kita butuh ruang untuk bergerak dengan bebas, yang selama ini kita hilangkan dengan genggaman di waktu-waktu kecil kita. Rasanya seperti mimpi yang terlampau indah, aku terlena sampai lupa untuk bangun dan menghadapi kenyataan. Aku akan menulis ini sesuai pihakku, karena aku tidak bisa membaca isi… Continue reading Spasi

mind self

Ruah


Matahari tidak perlu dibakar dia sudah menyala di atas kepalamu membawakan wabah-wabah musim yang menggarami langit dengan kunang-kunang kupu-kupu capung dan kumbang Bulan tidak perlu dibakar dia sudah menyala di atas kepalaku gemetar, merapikan wajahnya yang berlubang-lubang berbedak menari hendak meledak Kamu mengikatku dalam jarak Aku mengikatmu dalam sepi yang bersorak Kita berdua bersulang dengan… Continue reading Ruah