mind self

Ruah


image

Matahari tidak perlu dibakar
dia sudah menyala di atas kepalamu
membawakan wabah-wabah musim yang menggarami langit dengan kunang-kunang
kupu-kupu
capung dan kumbang

Bulan tidak perlu dibakar
dia sudah menyala di atas kepalaku
gemetar, merapikan wajahnya yang berlubang-lubang
berbedak
menari hendak meledak

Kamu mengikatku dalam jarak
Aku mengikatmu dalam sepi yang bersorak
Kita berdua bersulang dengan cangkir masing-masing,
merayakan waktu yang menciptakan riak-riak kerinduan
Kita sama-sama lupa menghitung waktu, memungut detik
terlalu jemu

Kita ingin melupakan luka masing-masing
hingga kering
mengobati luka masing-masing
meski pening
membelanjakan luka masing-masing
menukarnya dengan gerimis
agar hanyut semua duka dalam darah
juga semua lelah
yang terlalu
ruah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s