mind self

Jika Kau Mendengar


umbrella

Jika kau mendengar suara hujan yang mengetuk-ngetuk pintu
atau ada gerimis yang menulis kabut di jendela
Persilakan dia masuk
Meski kau mungkin membencinya
Karena hujan mungkin akan membuka pintu-pintu kenangan
yang rahasia

Jika kau mendengar suara angin yang berbisik-bisik di depan pintu
atau ada hembusan yang tiba-tiba mengintip di jendela
Persilakan dia masuk
Meski kau mungkin menyesalinya
Karena angin mungkin akan menghanyutkan memorimu
yang rahasia

Jika kau mendengar suara pagi yang menjejak di pintu
atau ada kicau subuh yang menyisih tirai jendela
Persilakan dia masuk
Meski kau mungkin menolaknya
Karena pagi mungkin tidak bisa menyelesaikan masalahmu
yang rahasia

Jika kau mendengar aku memanggil di balik pintu
atau ada aku yang menyapu kabut di jendela
–percayalah itu memang aku–

Persilakan aku masuk
Meski kau mungkin masih ragu-ragu
Karena aku mungkin akan mencari ruang kosong di hatimu
menempatinya
menguncinya
memilikinya
tanpa kau menyadari telah membuka pintumu
yang rahasia

(Photo from We Heart It)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s