2010

PILAH-PILIH PEMBALUT WANITA, salah pilih Anda celaka!


Baru-baru ini aku dapat edaran sms dari temanku. Awalnya kupikir sms iseng atau guyonan biasa, ternyata bukan. Kira-kira begini isi smsnya…

” Bagi wanita hati-hati! Kisah ini nyata. Ada seorang wanita yang setelah beberapa hari masa HAID-nya, ia merasakan panas pada dinding mulut vaginanya, ia juga mengalami pendarahan yang luar biasa selama lebih dari 2 minggu, yang paling parah adalah kulit dinding vaginanya mulai mengelupas kemerahan, wanita ini bingung apa sebenarnya yang terjadi padanya. Padahal ia tidak sedang mengidap penyakit apapun, lalu ia pergi ke dokter kandungan untuk memeriksa apa yang terjadi? Ia tidak pernah menyangka bahwa ternyata Dokter menemukan kulit dinding vaginanya telah dimasuki sejenis LINTAH yang tidak lain berasal dari PEMBALUT yang ia beli beberapa waktu yang lalu. Saat ini banyak ditemukan pada pembalut palsu yang tidak terbuat dari KAPAS khusus tapi dari SERBUK-SERBUK KAYU BEKAS & dari situlah LINTAH berkembang biak.” Dan di pojok paling bawah ada tambahan, “Jika kamu peduli, tolong sebarkan sms ini ke teman cewekmu.”                   Wah…langsung aja aku panik! Bagaimana ngga? Aku kan selama ini pakai pembalut juga. Pastinya juga ada rasa takut,lah… Setelah aku cari-cari di internet, informasi tentang pembalut palsu memang sudah lama beredar. sebelum ini pun aku sudah pernah mendengar dari guruku. Beliau bilang, orang jaman dulu gak pernah pakai pembalut. Masih kampungan!😀 Tapi sebenarnya itulah yang aman! Orang-orang jaman dulu biasanya menggunakan kain tebal yang dilapis-lapis…

Ya,begitulah. memang sangat tidak praktis,tapi sangat aman bagi kesehatan alat vital. Berikut ini ada info yang pastinya bisa bermanfaat untuk kita semua: Pembalut selalu dibutuhkan oleh wanita dan juga merupakan produk yang sekali pakai. Karena itu, dengan pertimbangan hemat biaya, produsen kerap mendaur ulang bahan kertas bekas dan menjadikannya bahan dasar pembalut. Untuk memutihkan kertas-kertas bekas tersebut dan menghilangkan bau, maka banyak digunakan bahan kimia. Bahan penyerap dari bahan yang kurang streril dan banyak mengandung bahan kimia inilah yang nantinya dapat menjadi penyebab terjadinya gangguan yang tidak diinginkan pada organ reproduksi wanita. Tanpa disadari, selama ini para wanita telah memakai pembalut yang berasal dari kertas daur ulang yang menggunakan bahan kimia. Bahkan dipakai setiap hari untuk produk pantyliner, tanpa tahu dampak buruk bagi kesehatan wanita.

Ciri-ciri pembalut yg mengandung DIOXIN

+ Panas dan Gatal sewaktu digunakan

+ Menyebabkan Keputihan

+ Bau tidak sedap dan kekuning kuningan

Chek Pembalut Yang Anda Gunakan Sekarang juga. Sekarang mari kita uji Kualitas Pembalut yang anda pakai

1. Sobek produk pembalut anda, ambil bagian inti di dalamnya.

2. Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas.

3. Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut dan celupkan ke dalam gelas, aduk dengan sumpit.

4. Lihat perubahan warna air.

5. Apakah produk tersebut utuh atau hancur seperti pulp. Jika hancur dan airnya keruh, berarti anda menggunakan produk yang berkualitas buruk dan banyak mengandung pemutih. Apabila berkualitas buruk, Anda akan temukan gulungan kertas dan bukan kapas

8. Produk yang berkualitas buruk? tersebut mengandung Dioxin yang sering menyebabkan bagian intim organ kewanitaan selalu mengalami banyak masalah, seperti keputihan, gatal-gatal, iritasi, juga pemicu terjadinya kanker mulut rahim/serviks.

Bahan Baku Pembalut yang Berbahaya

+ Pembalut wanita adalah produk sekali pakai. Karena itulah beberapa produsen mendaur ulang bahan baku kertas bekas dan pulp menjadikannya bahan dasar untuk menghemat biaya produksi.

+ Bahan bakunya mulai dari kertas koran, kardus & karton bekas, penuh dengan bakteri dan kuman serta bermacam warna dan berbau

+ Dalam proses daur ulang, banyak bahan kimia digunakan untuk proses pemutihan kembali (bleaching), menghilangkan bau dan proses sterilisasi kuman-kuman pada kertas bekas.

+ Bahan kimia yang dipakai pada proses produksi ini, mengakibatkan pada hasil akhirnya didapatkan pembalut wanita yang mengandung zat DIOXIN yang sangat berbahaya.

Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 16-6363-2000 produk pembalut wanita haruslah bersih, tidak mengandung kotoran dan zat asing, tidak menyebabkan iritasi atau efek yang membahayakan lainnya. Selain itu, tidak melepaskan serabut pada waktu digunakan, tidak berbau dan lembut. Sementara mengenai warna haruslah putih. Warna lain boleh namun hanya sebagai tanda atau identitas yang tidak bersentuhan langsung dengan tubuh.

Daya serap pembalut yang ideal juga tidak kurang dari 10 kali bobot pembalut, tidak mudah rembes dan tidak mudah robek. Kita harus cerdas dalam memilih pembalut yang benar-benar berkualitas.🙂

Jadi,jangan sembarangan beli pembalut, ya! Harus cari tahu dulu tentang pembalut yang akan kita beli.😉

20 thoughts on “PILAH-PILIH PEMBALUT WANITA, salah pilih Anda celaka!

  1. dear mitha,
    pembalut yg trbuat dr serat kayu itu bagian dalam kapas’a tidak halus, msih terdapat serat-serat kasar dn trlihat serat-serat kayu.
    Kalau mau cek, periksa dlu kapas bgian dlam pmbalut.🙂

    salam,administrator.

    1. rasa gatal bisa disebabkan adanya mikroorganisme atau jamur. untuk mencegahnya dan menghilangkannya, harus menjaga daerah kewanitaan agar tetap bersih dan tidak lembab. bisa juga gunakan “pantyliners” agar tidak terlalu lembab. kondisi yang lembab bisa menimbulkan jamur dan rasa gatal .:)

    1. coba di buka dan dilihat kapasnya. rendam kapasnya dalam air. kalau gag ada serpihan2 kecil kya serbuk kayu, insyaAllah itu asli terbuat dari kapas…🙂

  2. Kak, bisa minta saran buat pembalut yang aman buat kita? Katanya, pembalut yang mengandung bahan kimia ini menambah parah sakit perut saat menstruasi. Boleh di email aja kira-kira yang bagus apa yah terus beli dimana😦

    1. ini saya baca tips dari detik.com ttg tipsnya.🙂

      Sebaiknya wanita jangan memakai pembalut yang tipis atau daya serapnya kurang pada awal-awal haid karena akan bocor alias meluber. Sebaliknya, pada saat volume darah haid tinggal sedikit, tidak nyaman kalau memilih memakai pembalut yang tebal.

      Selain itu pilihlah permukaan pembalut yang halus, sehingga tidak menyebabkan iritasi, terutama apabila kondisi sekitar organ vital Anda terlalu lembab. Untuk mengurangi kelembaban, Anda juga harus memilih pembalut yang mempunyai daya serap tinggi.

    1. Maaf saya tidak bisa menyebutkan merk tertentu di sini. Tapi kalau pmbalut Kamila saat direndam air tidak ada serbuk-serbuk kasar, berarti murni dr kapas.🙂

  3. Mba saya pakai pembalut herbal, saya coba rendam dengan aer dalam gelas transparan .. dan hasilnya semua isi pembalut berubah jadi jelly .. apa itu tandanya berbahaya atau tidak ? Thanks. Mohon infonya yaa ^-^

    1. Jelly itu fungsinya memang utk menangkap cairan supaya terperangkap dlam pembalut.
      klau jelly terburai dlam air dan tidak ada serpihan lain yg aneh (misal serpihan kasar seperti serbuk), itu pembalutnya aman mbak.
      Semoga membantu.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s